Heboh Vanessa Angel di Jemput Mobil Plat Merah, kapolda Berikan Penjelasan

Kuasa Hukum Tersangka Muncikari Endang Suhartini Alias Siska (ES), Frangky Desima Waruwu membeberkan Kronologi penangkapan kliennya dan Vannesa Angel, Sebelumnya di grebek di salah satu hotel di Surabaya, beberapa waktu lalu.

Salah satu fakta terbaru yang disampaikan kliennya, kata Frangky, bahwa siska bersama Vanessa Angel dijemput di Bandara Juanda Surabaya oleh mobil plat merah. menggunakan mobil bermerek Toyota Innova tersebut, vannesa menuju hotel diduga untuk menuntaskan transaksinya dalam serangkaian dugaan prostitusi online.

“Menurut keterangan Klien kami itu pake Plat merah. kemudian langsung diantar di antara ke hotel” kata Frangky saat di temui di Mapolda Jatim.

Frangky menjelaskan, ES saat itu menemani VA (Vanessa Angel) disurabaya, namun demikian, kata frangky, ES tak menjelaskan bahwa ia disuruh oleh seseorang berinsial FTJ pada saat itu.

Setelah tiba di hotel, kata frangky Vanessa lantas masuk ke kamar hotel bersama dengan sesorang berinsial FTJ. Sementara kliennya ES, duduk dilobi hotel. sekitar lima menit kemudian, kata dia ES ditelepon FTJ untuk masuk ke dalam kamarny Vanessa.

“Namun tak lama setelah itu, Klien Kami (ES) ditangkap polisi” kata Frengky.

Frangky menyebutkan bahwa, Kini FTJ dan DN di ketahui melarikan diri. mereka berdualah yang menurut Frangky, terlibat langsung dalam dugaan prostitusi Online tersebut. ia bahkan menyebut dua orang itu yang menjadi DPO polisi.

“Dua orang itu perannya atasan daripada ES karena ES ini tidak tahu menahu dia ini hanya menemani atas suruhan dari FTJ” pungkasnya.

Diketahui, pada hari ini Vanessa Angel kembali mendatangi Polda Jatim. Kedatangan Vanessa tidak terlepas dari status wajib lapornya sebagai saksi korban.

Vanessa tiba di gedung Subdit V Cyber Crime Polda Jatim, sekira pukul 10.00 WIB, dengan didampingi kuasa hukum dan manajernya. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan kedatangan Vanessa ini tak hanya keperluan wajib lapor saja, melainkan juga pemeriksaan.

“Iya (wajib lapor), pemeriksaan juga,” kata Barung, saat dikonfirmasi, Senin

 Kepolisian Daerah Jawa Timur membantah pernyataan kuasa hukum tersangka muncikari Endang Suhartini alias Siska, Frangky Desima Waruwuyang yang menyebut bahwa kliennya dan Vanessa Angel dijemput mobil pelat merah, sesaat sebelum ditangkap dalam dugaan kasus prostitusi online. 

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan membantah hal tersebut. Luki mengatakan bahwa tidak ada sama sekali mobil berpelat merah yang menjemput Endang setibanya di Bandara. 

“Tidak ada seperti itu, pelat merah? Itu tidak ada,” kata Luki saat jumpa pers di Mapolda Jatim, Senin (14/1).

Kehidupan Mewah dan Gelapnya Para Selebritis Tanah Air

Kasus Prostitusi dikalangan selebritis baru-baru ini kembali mencuat setelah di tertangkapnya Artis Vannesa Angel dan model majalah dewasa Avriellia Shaqqila di Surabaya akhir pekan silam. kejadian itu pun memicu beragam spekulasi tentang sisi lain dunia selebriti.

Vanessa diduga menerima bayaran sebesar Rp80 juta dari bisnis protitusinya, sementara Avrilla Shaqqila diduga memasang tarif Rp 25 juta.

Tuntutan gaya hidup, menurut sosiolog Yuanita Aprilandini, menjadi salah satu pemicu munculnya bisnis prostitusi online di kalangan selebritis. terlebih, profesi artis di katakanya merupakan sesuatu yang prestisius.

“Prestisius itu dari jumlah pemasukan yang didapat dibanding profesi lainya. Namun di balik itu, ada banyak tekanan bahwa dengan prestise sosial, ia harus memiliki gaya hidup tertentu” katanya.

Ada harga untuk biaya perawatan penampilan agar tetap prima, membangun relasi, bergaul di kafe atau restoran dan sebagianya yang menimbulkan perilaku konsumtif atau hedonisme.

sedangkan, kata Yuanita lebih lanjut, artis pendatang baru atau yang belum punya nama terkadang Job-nya tak menentu. padahal tekanan sosial karena lingkungan pergaulan dan ekspektasi masyarakat tetap sama seperti selebriti lain yang “Laku”.

“Prostitusi Online itu tarifnya fantastis ya, ya mungkin bisa kita bilang itu jalan pintas atau cara instan untuk membeli prestise sosial ketika sepi job” katanya.

Terlebih, menurut pemaparan Aktris Dinda Kanya Dewi, tawaran yang mengarah ke prostitusi sering dijumpai di dunia selebriti.

“Kami enggak bisa bohong juga. banyak oknum yang menawarkan ke kami dan itu tergantung sama diri kitanya. Buat gue, kalau tawaran makan malam sama siapa, itu ada banget. memang itu bukan hal yang aneh disini” ujarnya mengakui.

Dia menambahkan, “Mungkin, gue enggak menyebut itu godaan sih, mungkin ajakan seperti itu di dunia kita emang besar banget, enggak bisa di pungkiri juga”.

Bintang Film Milly & Mamet itu mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak mempermasalahkan atau menyalahkan bila ada orang-orang yang kemudian memilih jalan tersebut. baginya itu pilhan masing-masing pribadi yang tak bisa dicampuri.

“Mereka punya otoritas pada diri mereka masing-masing. kita enggak pernah tau alasan di belakang orang itu. tapi kalau gue, itu bukan cara gue dan gue tidak membutuhkan itu. ya gue akan menolak (tawaran) pasti. sudah jelas, gue punya prinsip sama hidup gue juga. tapi gue yang enggak menyalahkan yang melakukan begitu”katanya