Korban Gigitan Anjing Sebanyak 735 Orang Dan 32 Positif Rabies

Dinas peternakan Dan kesehatan hewan Nusa Tenggara barat mencatat jumlah Warga di pulau lombok dan sumbawa yang digigit anjing 825 orang dengan jumlah korban meninggsl dunia tercatat enam orang di kabupaten Dompu.

“Itu data per 24 Februari 2019. sebagian besar korban gigitan anjing ada di kabupaten Dompu, sebanyak 735 orang. dan 32 positif rabies” kata kepala Disnakeswan NTB Budi Septiani, di mataram, senin.

Selain kabupatrn Dompu, ada 33 warga kabupaten Bima menjadi korban gigitan anjing, namun belum ada yang dinyatakan postif rabies. lalu di kabupaten Sumbawa 27 orang korban dengan empat sampel dinyatakan Positif rabies.

Di kota Bima tercatat empat korban dan di kabupaten sumbawa barat enam warga digigit anjing. Budi mengatakan di Wilayah pulau lombok hanya dua kabupaten yang belum ada laporan warga digigit anjing, yakni kabupaten lombok barat dan lombok tengah, sedangkan dikota mataram sedikitnya tujuh orang sudah menjadi korban, kabupaten Lombok utara 10 orang ,dan lombok Timur empat orang.

“kalau di pulau lombok belum ada korban yang dinyatakan positif terkena rabies. tapi kami meningkatkan kewaspadan agar tidak bertambah terus jumlah korba gigitan anjing” ujar budi.

Budi berkata pihaknya bersama rabies di kabupaten/kota se-pulau Sumbawa sudah berkoordinasi dan konsultasi guna pengendalian rabies. berbagai upaya yang dilakukan diantaranya vaksinasi terhadap hewan penular Rabies berpemilik.

Disnakeswan NTB juga sudah berkoordinasi dan konsultasi ke Direktorat Jenderal perternakan dan kesehatan hewan kementerian pertanian guna membahas perkembangan kerjadian luar biasa rabies dikabupaten Dompu dan sumbawa.

Upaya sosialisasi bahaya rabies dikabupaten Dompu, Bima , sumbawa barat dan kota Bima Sudah dilakukan secara terpadu. “Kami juga sudah melakukan KIE zoonosis rabies di kabupaten Sumbawa pada 20 Februari 2019” ucapnya.

Budi menambahkan upaya meningkatkan kewaspadaan di pulau lombok juga sudah dilaksankan bersama beberapa pihak terkait. upaya yang dilakukan berupa vaksinasi HPR berpemilik.

selain itu, menggelar operasi gabungan pengawasan lalu lintas HPR di pelabuhan Lembar , kabupaten Lombok barat, dan pelabuhan kayangan, dikabupaten lombokl timur.

pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi lintas Sektoral tentang penanganan rabies dan kewaspadaan dipulau lombok yang di pimpin langsung sekretaris Daerah provinsi NTB Rosyadi Sayuit.

Sedang Tren Gaya Motor Trail

Deman gaya Trail telah merajalela, sudah ada banyak contoh karya modifikasi lintas model, salah satunya pada skutik. ubahnya tidak melulu rumit, bisa saja hanya kaki-kaki yang diganti buat meningkatkan kemampuan jelajah permukaan jalan.

Skutik yang sering dianggap pas buat dimodifikasi gaya trail adalah Yamaha X-Ride. model ini punya modal khusus sebab dirancang dengan setang tinggi dan lebar plus bodi menjurus trail.

Dijelaskan Departement Training Sales Sumi Rubber Indonesia Dunlop Dwi Ibnu Baskoro, hal pertama yang bisa dilakukan buat mendapat gaya trail yaitu mengubah ukuran pelek dengan dari 14 menjadi 17 rinci.

“Kami mengajurkan depan menjadi 17, jadi diameter ban depan harus lebih besar dari standarnya” kata ibnu di jakarta.

Pelek depan lebih besar pada sepeda motor trail berfungsi mengangka performa waktu injak-injak jalan rusak, seperti bebatuan atau permukaan beda tinggi. mesti di pahami ban depan berhadapan pertama kali dengan rintangan, bila lolos maka traksi dari ban belakang memudahkan buat melintas.

Sedangkan ukuran pelek belakang, menurut ibnu, bisa dibiarkan standar yaitu 14 inci. menurut dia, ruang diatas roda belakang terbatas ,bila tidak ingin melakukan modifikasi besar lainnya ukuran pelek standar bisa jadi pertimbangan.

“karena rumah roda pada bagian belakang sangat terbatas terutama matik karena ada CVT yang diameternya tidak bisa di maksimalkan” katanya.

Setelah urusan pelek selesai, modifikasi bisa diteruskan soal pemilihan ban. pilihan yang dianjurkan jenis grass track atau adventure. kedua jenis ban itu sudah banyak dijajakan produsen ban di Indonesia.

terkait ukuran ban, disarankan “Skutik trail” memakai ukuran ” Ban pacul” 90/100 untuk belakang dan 70/100 di depan.

“Itu yang kami sarankan. ukuran tersebut sangat familiar dikalangan Offroader yang menggunakan motor matik” kata ibnu.

Namun, jika kurang puas, pengemudi bisa menambahkan aksesori seperti hand guard, mengganti knalpot, sepatbor, hingga mengganti shocbreaker bawaan agar aura petualang makin terpencar dari skutik kesayangan.