KNKT Akan Merilis Hasil Investigasi Kecelakaan Lion Air PK-LQP

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Menargetkan akan merilis hasil investigasi kecelakan pesawat Lion Air PK-LQP pada agustus mendatang. sampai saat ini, KNKT mengaku hasil investigasi sudah mencapai 90 persen.

“Terkait seluruh hasil investigasi ini akan disampaikan oleh KNKT pada final report yang di jadwalkan akan di publikasikan pada bulan Agustus atau september 2019” ujar ketua KNKT Soerjanto Tjahjono.

Soerjanto mengatakan KNKT telah melakukan diskusi dengan Boeing untuk melakukan rekonstruksi penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610. Selain itu KNKT juga melakukan diskusi dengan Federal Aviation Administrasion (FAA) terkait Fitur Otomatis yang dimiliki pesawat 8737-8 (MAX).

“Sehubungan dengan perkembangan investigasi disampaikan bahwa KNKT telah melakukan kunjungan ke Boeing untuk melakukan Rekontruksi penerbangan JT 610 menggunakan Enginnering Simulator dan diskusi terkait system pesawat 8737-8 (MAX). KNKT juga telah berdiskusi dengnan Boeing Dan FAA terkait design System MCAS dan Approval yang diberikan oleh FAA” lanjutnya.

BOSCEME SITUS JUDI POKER ONLINE TERBAIK INDONESIA

Pada kesempatan yang sama Ketua Sub Komite investigasi keselamatan penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo mengaku poengumpulan data investigasi Lion Air PL-LQP sudah mencapai 90 persen. dari data itu, Nurcahyo menambahkan akan di susun dalam satu laporan akhir.

“Kita sudah hampir, bisa dikatakan hampir 90 persen data yang diperlukan kita membahas arah analisanya seperti apa. sekarang sudah mulai membagi tugas siapa akan mengumpulkan data apa. nanti akan kita susun kita sampaikan dalam bentuk laporan. setelah itu semua kita tulis akan menjadi draf laporan’ ucap Nurcahyo.

Dikatakan Nurcahyo, setelah hasil investigasi akan dimuat dalam final report. KNKT akan mengirimkan draf tersebut untuk dimintai tanggapan pada pihak yang membantu investigasi. sedangkan waktu yang dibutuhkan dalam tanggapan tersebut sekitar 2 bulan sebelum laporan akhir investigasi dipublikasikan.

“Setelah itu wajib kita kirim kenegara yang telah membantu investigas. masa pemberian yang tanggapan adalah 2 bulan. jadi harapannya sampai akhir bulan juni ini kita sudah selesai dengan draf. sehingga bulan Agustus kita bisa publikasikan”ucapnya.